Sabun Mandi Cair

Sabun Mandi Cair

Pada awal kemunculannya pada tahun 1987, sabun cair hadir sebagai sabun cuci tangan. Namun dalam perkembangannya memunculkan sabun mandi cair yang menjadi alternatif pilihan bagi konsumen. Berbeda dengan sabun batang, sabun cair dianggap lebih praktis dalam hal penggunaan. Kemasannya biasanya di dalam wadah botol dengan beragam bentuk. Tidak hanya bentuk kemasannya yang beragam, namun wewangian yang diberikan juga bervariasi sesuai dengan passion yang diinginkan konsumen.

Beberapa pemakai sabun batang beralih menggunakan sabun cair dengan alasan sanitasi. Sabun cair dianggap lebih higinis karena tidak bersentuhan langsung dengan kulit. Namun, hasil penelitian menunjukkan, meski bersentuhan langsung dengan kulit, tidak ditemukan bakteri pada kulit setelah pemakaian sabun batang.

Keunggulan sabun cair terletak pada nilai praktis yang ditawarkan. Sabun batang akan mudah rusak jika terlalu kering atau basah terendam air. Namun hal ini tidak terjadi pada sabun cair. Pemakaian sabun batang juga terkadang bisa jatuh pada saat kita mandi, dan hal ini tidak terjadi pada sabun cair. Bentuk wadah yang simple dan praktis memudahkan untuk dibawa ketika berpergian. Dibalik kepraktisannya, ada beberapa orang yang menganggap bahwa pemakaian sabun mandi cair lebih boros dari pada sabun batang. Namun Anda tidak perlu khawatir dengan hal tersebut, karena Anda bisa menyesuaikan takaran sabun cair sesuai dengan kebutuhan Anda.

Share